Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Upwelling

 Apa itu Upwelling ?

Upwelling secara sederhana dapat dijelaskan sebagai penaikan massa air dari bawah ke permukaan (Nontji 2007).

Dalam ilmu oseanografi, upwelling dijelaskan sebagai penaikan massa air dari laut dalam ke permukaan, yang ditandai dengan  nilai densitas dan salinitas yang tinggi, serta oksigen dan suhu yang rendah. 

Salah satu tanda lokasi upwelling adalah peningkatan nilai cholophyll-a yang tinggi dibandingkan dengan perairan lainnya atau pada musim yang berbeda. Upwelling selallu terjadi secara periodik, tergantung arah dan kecepatan angin bertiup. Proses ini selalu diikuti dengan adanya peningkatan kesuburan perairan. Hal ini karena air yang terangkat ke permukaan mengandung zat hara yang penting untuk mendukung kehidupan organisme di sekitarnya. 

Proses terjadinya upwelling

Upwelling terjadi kerena pengaruh angin dan divergensi ekman. Ketika angin bertiup secara terus menerus dalam jangka waktu lama, dengan arah sejajar garis pantai, maka transport ekman akan memindahkan massa air ke kanan (pada belahan bumi utara) atau ke kiri (belahan bumi selatan) dari arah angin. Akibat hilangnya massa air di permukaan, massa air dari perairan yang lebih dalam terangkat mengisi kekosongan massa air permukaan. Itulah proses upwelling

Upwelling dapat terjadi di perairan lepas (samudera) maupun di perairan pesisir pantai. 

Beberapa jenis upwelling dapat dijelaskan sebagai berikut :

1. Upwelling Ekuator

Upwelling ekuator terjadi ketika angin pasat timuran bertiup disepanjang permukaan ekuator dari arah timur laut dan barat daya. Adanya transport ekman menyebabkan massa air bergerak ke arah utara dan selatan menyebabkan daerah ekuator menalami kekosongan massa permukaan. Massa air yang subur terangkat permukaan menyebabkan tingginya konsentrasi klorofil-a. 

Sumber : https://rwu.pressbooks.pub

2. Coastal Upwelling

Upwelling juga terjadi di pesisir perairan. Ketika angin bertiup di sepanjang pantai menyebabkan transport ekman memindahkan massa air meninggalkan pesisir pantai,. Maka massa air yang subur akan menggantikan massa air pesisir yang hilang. 

sumber : https://oceanexplorer.noaa.gov


Kebalikan dari upwelling adalah Downwelling. Proses downwelling terjadi ketika angin yang bertiup di permukaan perairan membawa sejumlah massa air permukaan dan menumpuk di wilayah pesisir. Akibatnya massa air permukaan tenggelam.


Sumber :

https://oceanservice.noaa.gov/facts/upwelling.html

https://www.ldeo.columbia.edu/edu/dees/ees/dorothy/recitations/nutrients.html

https://rwu.pressbooks.pub/webboceanography/chapter/9-5-currents-upwelling-and-downwelling/