Mengapa Salinitas Di Samudra Atlantik Lebih Tinggi Dari Samudra Pasifik
Dibandingkan ke 5 Samudera yang ada di dunia, diketahui bahwa Samudra Atlantik memiliki salinitas permukaan laut yang lebih tinggi di semua garis lintang. Rata-rata penurunan salinitas terjadi pada wilayah dekat katulistiwa baik di belahan bumi utara maupun belahan bumi selatan. Perbedaan salinitas pada wilayah dekat katulistiwa juga berubah berdasarkan musim.
Di Samudera Atlantik sendiri, perbedaan salinitas terlihat antara wilayah Samudera Atlantik Utara dan Selatan. Pada lintang tengah di Samudera Pasifik Utara, nilai salinitas permukaan mencapai 37 ppt, sedangkan nilai salinitas di dasar samudera berkisar 35.5 ppt berbeda dengan di samudera pasifik selatan dimana nilai salinitas berkisar pada 34,5 ppt
Bagaimana perbedaan salinitas di Samudera Atlantik dan Samudera Pasifik.
Perbedaan salinitas di kedua samudera (Atlantik dan Pasifik) mencapai 2 psu (SSS) pada wilayah subtropical gyre (Gordon et al., Citation2015), sedangkan di lintang tinggi perbedaan berkurang menjadi 1 psu (SSS) di belahan bumi selatan.
![]() |
sumber : https://www.tandfonline.com |
Apa yang menyebabkan perbedaan salinitas di Samudera Pasifik dan Samudera Hindia ?
Para ahli telah mengetahi sejak bertahun-tahuan mengenai perbedaan ini. Beberapa peneliti telah menggunakan nilai salinitas untuk mengukur intensitas hujan di lautan (Ren et al., Citation2014), sedangkan peneliti lainnya melihat bagaimana perubahan nilai salinitas terhadap siklus hidrologi dalam beberapa tahun terakhir (Skliris et al., Citation2014). Peneliti lainnya yakni Durack dan Wijffels (Citation2010) menemukan bahwa perbedaan nilai salinitas antara Samudera Atlantik dan Samudera Pasifik meningkat sejak tahun 1950 hingga 2008 yang konsisten dengan siklus hidrologi intensif akibat pemanasan global (Held dan Soden, Citation2006).
Tingginya nilai salinitas di Samudera Atlantik disebabkan tingginya suhu permukaan air (sekitar 83°F) yang menyebabkan penguapan di wilayah tersebut juga tinggi, selain itu letak samudera yang jauh dari daratan menyebabkan tidak ada aliran air tawar dari sungai. Sirkulasi hidrologi juga sangat mempengaruhi nilai salinitas.
Tempat dengan nilai salinitas tertinggi di dunia adalah di Laut Mediterania yang terhubung dengan Samudera Hindia. Nilai salitas di Laut Mediterania mencapai 38 psu bahkan lebih. Hal ini disebabkan oleh wilayah laut yang hamper tertutu[p serta tingginya penguapan dibandingkan hujan yang mengalir melalui sungai ke laut.
Baca juga